Workshop Perangkat Pembelajaran PJJ Teknologi Pendidikan UNESA: Membangun Ekosistem Pembelajaran Digital yang Inovatif dan Berkelanjutan
Dalam menghadapi tantangan pembelajaran di era digital, Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyelenggarakan Workshop Perangkat Pembelajaran PJJ.
Kegiatan ini menjadi wadah kolaboratif untuk memperkuat kompetensi dosen, menyamakan persepsi akademik, serta menyusun perangkat pembelajaran digital yang efektif, inovatif, dan selaras dengan standar pembelajaran jarak jauh di UNESA.
Workshop yang digelar di lingkungan FIP UNESA ini diikuti oleh seluruh dosen pengampu mata kuliah PJJ, serta menghadirkan pendamping dari Direktorat Inovasi Pembelajaran Digital (DIPD). Kegiatan berlangsung dinamis dengan sesi diskusi, praktik langsung, dan pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis Learning Management System (LMS) UNESA.
🔹 Menyusun Perangkat Pembelajaran Efektif dan Terstandar
Selama kegiatan, para dosen terlibat aktif dalam penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), buku ajar digital, video pembelajaran, presentasi interaktif, serta konten Learning Management System (LMS).
Pendampingan dilakukan untuk memastikan bahwa setiap perangkat:
-
Terintegrasi dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dan kerangka Outcome-Based Education (OBE),
-
Mengoptimalkan teknologi pembelajaran digital dan multimedia interaktif,
-
Mendukung prinsip fleksibilitas, aksesibilitas, dan inklusivitas bagi mahasiswa jarak jauh, serta
-
Menghasilkan pengalaman belajar yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Pendekatan ini sejalan dengan prinsip SDG 4 (Quality Education) yang menekankan pentingnya akses pendidikan tinggi berkualitas bagi semua, tanpa batas geografis.
🔹 Komitmen terhadap Inovasi dan Infrastruktur Pembelajaran
Direktur Inovasi Pembelajaran Digital UNESA, Dr. Alim Sumarno, M.Pd., menegaskan bahwa PJJ bukan sekadar transformasi teknis, melainkan transformasi paradigma.
“Desain pembelajaran digital yang baik harus memadukan teknologi dengan nilai-nilai pedagogis dan kemanusiaan, sehingga mahasiswa tetap dapat belajar secara mendalam dan bermakna,” ungkapnya.
Dukungan terhadap penguatan infrastruktur digital, sistem LMS, dan ekosistem pembelajaran cerdas menjadikan UNESA sebagai salah satu perguruan tinggi yang berperan aktif dalam implementasi SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure)—khususnya dalam membangun learning ecosystem berbasis inovasi dan teknologi pendidikan yang tangguh.
🔹 Kolaborasi Menuju Smart Learning Ecosystem
Workshop ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga mendorong kolaborasi antar-dosen dan antarprogram studi dalam membangun ekosistem Smart Learning UNESA.
Melalui koordinasi dengan Direktorat Inovasi Pembelajaran Digital (DIPD), kegiatan ini memperkuat kemitraan akademik lintas fakultas dan membuka peluang riset kolaboratif di bidang teknologi pembelajaran.
Inisiatif ini mendukung semangat SDG 17 (Partnerships for the Goals), yaitu memperkuat kemitraan strategis antar pemangku kepentingan pendidikan tinggi untuk mendorong inovasi dan pertukaran praktik baik dalam pembelajaran digital.
🔹 Menuju PJJ Berkualitas, Inklusif, dan Berkelanjutan
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen UNESA dalam memastikan mutu akademik di ranah pembelajaran jarak jauh yang berbasis data, berorientasi kualitas, dan berkelanjutan.
Melalui pendekatan technology-enhanced learning, UNESA terus memperluas akses pendidikan tinggi, mengurangi kesenjangan digital, dan meningkatkan daya saing global lulusan.
📱 Untuk informasi lebih lanjut mengenai inovasi pembelajaran digital UNESA, kunjungi:
🌐 Website: https://dipd.unesa.ac.id
📸 Instagram: @dipdunesa|
Admin