Chatbot Akademik: Asisten Pintar yang Selalu Siaga 24 Jam!

dipd.unesa.ac.id — Pernah bingung mencari informasi akademik di luar jam kerja, seperti cara mengisi KRS, jadwal kuliah, atau cara mengakses materi di SIDIA? Sekarang, mahasiswa UNESA tidak perlu lagi menunggu jam layanan atau menelusuri banyak laman website. Ada Ansia, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) yang siap membantu selama 24 jam penuh, 7 hari seminggu!

Inovasi chatbot akademik ini menjadi bagian dari langkah besar Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan ke dunia pendidikan. Ansia dirancang untuk menjawab pertanyaan mahasiswa, memberikan panduan akademik, hingga membantu memahami fitur-fitur di SIDIA UNESA, platform pembelajaran digital universitas.
 

Asisten yang Siap Menjawab Kapan Pun, di Mana Pun

Tidak perlu antre atau menunggu balasan email, cukup ketik pertanyaan di kolom chat, Ansia akan merespons dalam hitungan detik!
Mahasiswa dapat menanyakan hal-hal seperti:

  • Jadwal perkuliahan dan ujian,

  • Cara mengakses atau mengunggah tugas di SIDIA,

  • Panduan administrasi akademik,

  • Penjelasan terkait sistem penilaian dan evaluasi pembelajaran,

  • Bahkan tips belajar efektif menggunakan fitur digital UNESA.

Dengan kemampuannya memahami konteks percakapan, Ansia tidak hanya menampilkan “jawaban singkat”, tetapi juga memberikan jawaban yang relevan dan solutif, layaknya berbicara dengan staf akademik sungguhan.
 

🧠 Fun Fact:

Tahukah kamu?
Chatbot seperti Ansia menggunakan teknologi Natural Language Processing (NLP) — sistem yang memungkinkan komputer “memahami” bahasa manusia secara alami.
Itu artinya, Ansia bisa:

  • Memahami maksud pertanyaan, meskipun ditulis dengan gaya bahasa berbeda,

  • Mengenali pola pertanyaan yang sering muncul untuk mempercepat respons di masa depan,

  • Dan belajar dari setiap interaksi pengguna!

Bahkan, dalam pengujian internal, Ansia mampu merespons pertanyaan dengan kecepatan di bawah 3 detik dan tingkat akurasi jawaban yang semakin meningkat dari waktu ke waktu berkat sistem machine learning.
 

Belajar, Bukan Sekadar Menjawab

Keunggulan lain dari Ansia terletak pada kemampuannya untuk beradaptasi dengan kebutuhan pengguna. Chatbot ini terus diperbarui oleh tim pengembang Direktorat Inovasi Pembelajaran Digital (DIPD) UNESA, agar tidak hanya menjadi “penjawab pertanyaan”, tetapi juga teman belajar interaktif.

Misalnya, ketika mahasiswa menanyakan cara membuat quiz interaktif di SIDIA, Ansia tidak hanya menjelaskan langkah-langkahnya, tetapi juga memberi tips agar konten pembelajaran menjadi lebih menarik dan interaktif.
Bahkan ke depan, Ansia direncanakan mampu membantu dalam penyusunan tugas, evaluasi CPL, hingga integrasi nilai OBE.
 

UNESA dan Masa Depan Layanan Akademik Digital

Kehadiran Ansia merupakan bukti nyata komitmen UNESA untuk menghadirkan layanan akademik yang cerdas, cepat, dan inklusif.
Dengan memanfaatkan teknologi AI, UNESA tidak hanya mempermudah mahasiswa dalam mengakses informasi, tetapi juga meningkatkan efisiensi kerja dosen dan tenaga kependidikan.

Inovasi ini mendukung transformasi UNESA menuju Smart University, sekaligus selaras dengan misi Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4: Quality Education.
Karena di era digital ini, belajar dan berinteraksi tidak lagi terbatas ruang dan waktu — dan Ansia hadir sebagai bukti bahwa teknologi bisa benar-benar menjadi mitra dalam pendidikan.