UVCE 2025: UNESA Kenalkan Program PJJ Magister & Doktor Teknologi Pendidikan
dipd.unesa.ac.id, 16/12/2025 — Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali membuka pintu bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan tinggi berbasis digital melalui ajang Unesa Virtual Campus Expo (UVCE) 2025. Di event ini, UNESA memperkenalkan Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Magister dan Doktor Teknologi Pendidikan, sebuah inovasi pendidikan yang dirancang untuk menghadirkan fleksibilitas belajar tanpa mengurangi kualitas akademik. Program ini bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas (SDG 4 – Quality Education), mendukung pengembangan kompetensi teknologi pendidikan yang adaptif dan inovatif, serta memberikan pengalaman akademik yang fleksibel tanpa batasan ruang dan waktu.
“Pembelajaran jarak jauh bukan sekadar alternatif, tapi strategi pendidikan modern yang responsif terhadap kebutuhan profesional masa kini,” ungkap tim akademik UNESA.
Pendidikan Jarak Jauh yang Fleksibel dan Modern
Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) UNESA memanfaatkan Learning Management System (LMS) SIDIA, yang mendukung pembelajaran asinkron dan sinkron. Mahasiswa dapat belajar mandiri melalui modul digital, video pembelajaran, forum diskusi, serta kuis dan tugas online. Sesi sinkron berupa live session melalui Zoom atau Google Meet memungkinkan mahasiswa berdiskusi langsung dengan tutor atau dosen. Pendekatan ini menekankan student-centered learning, project-based learning, serta evaluasi formatif dan sumatif berbasis LMS, sehingga pengalaman belajar tetap mendalam dan relevan. Dengan memanfaatkan teknologi digital, UNESA juga memperkuat infrastruktur pendidikan modern yang sejalan dengan SDG 9 (Industry, Innovation, and Infrastructure), membangun ekosistem pembelajaran yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Tidak Hanya Teknologi Pendidikan
Meski PJJ UNESA saat ini difokuskan pada jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) Teknologi Pendidikan, program ini akan terus berkembang ke program studi lain yang siap secara digital dan pedagogik, termasuk:
-
S2 PJJ Pendidikan Dasar
-
S2 PJJ Bahasa dan Sastra
-
S2 PJJ Pendidikan Olahraga
-
S2 PJJ Pendidikan Sains
Langkah ini sejalan dengan roadmap UNESA untuk memperluas akses pendidikan tinggi berbasis digital secara inklusif (SDG 4), serta mendorong kolaborasi antarprogram studi dan pemangku kepentingan pendidikan tinggi (SDG 17 – Partnerships for the Goals).
Tetap Profesional, Tetap Belajar
Direktur Inovasi Pembelajaran Digital, Dr. Alim Sumarno, M.Pd., menegaskan bahwa PJJ UNESA memungkinkan mahasiswa tetap bekerja sambil menempuh studi.
“Belajar itu kewajiban. Jika ada kesempatan, program PJJ memungkinkan mahasiswa menempuh pendidikan tanpa mengganggu aktivitas kerja sehari-hari,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Dr. Sukarmin, M.Pd., Kasubdit Admisi dan Kelulusan Mahasiswa, yang menekankan bahwa program ini mendukung profesional seperti guru, dosen, ASN, dan praktisi pendidikan untuk meningkatkan kompetensi akademik sekaligus produktivitas kerja.
Sistem Perkuliahan PJJ
Dalam satu semester (16 minggu), perkuliahan PJJ UNESA terbagi sebagai berikut:
-
Minggu 1–5 | Asinkron (Dosen): Belajar mandiri melalui modul, video, forum, dan kuis di LMS SIDIA.
-
Minggu 6–7 | Sinkron (Tutor): Live session untuk diskusi, klarifikasi materi, dan pembahasan tugas.
-
Minggu 8 | Formatif: Kuis atau proyek tengah semester melalui LMS SIDIA.
-
Minggu 9–11 | Sinkron (Tutor): Tatap muka daring untuk pendalaman materi dan bimbingan proyek.
-
Minggu 12–15 | Asinkron (Dosen): Penguatan materi dan penyelesaian tugas secara mandiri.
-
Minggu 16 | Sumatif (UAS): Ujian akhir semester daring dengan pengawasan melalui LMS SIDIA.
Dengan komitmen ini, UNESA menegaskan perannya dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif, berkualitas, dan berkelanjutan, sekaligus membangun ekosistem Smart Learning berbasis inovasi dan kolaborasi.
📱 Untuk informasi lebih lanjut mengenai inovasi pembelajaran digital UNESA, kunjungi:
🌐 Website: https://dipd.unesa.ac.id
📸 Instagram: @dipdunesa
Admin